Shiroi Gakuin


 
HomeHome  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Chocolate....? [P]

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Teruhoshi Suke



-Number of posts : 1018
-Age : 23
-Side : Negau
-Kelas : III-4
-Registration date : 2009-09-29
-Deskripsi Fisik : Rambut merah kecokelatan(dominan merah), mata cokelat, badannya standar pas dengan tinggi tubuhnya, lumayan berotot karena sering berolahraga tapi tidak begitu nampak dari luar, kulitnya warna sawo matang tidak terlalu gelap.

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name:

PostSubject: Chocolate....? [P]   Sat Feb 19, 2011 11:11 pm

Timeline: 14 Februari 2011, sekitar jam 3 sepulang sekolah



Teng...Teng...Teng...

Tanpa terasa bel pulang sekolah telah berbunyi dibarengi oleh uapan panjang Suke. Seharian tadi ia telah memperhatikan gurunya bercuap-cuap ria di depan kelas, semua pelajaran bisa langsung masuk ke dalam kepala Suke walaupun ia duduk dibangku paling belakang kelasnya karena memang pada dasarnya Suke memang sudah berprinsip jika sudah di kelas dirinya tidak akan main-main dalam belajar ---ingat dirinya harus mewarisi segala kepunyaan ayahnya dan pasti ayah pemuda jangkung ini bisa marah besar jika Suke mendapat nilai yang buruk, walaupun sebenarnya Suke terkadang sedikit malas mengingat hal itu. Akibat dari itu semua sekarang Suke sangat butuh tempat tenang untuk mengistirahatkan otak dan tubuhnya yang memang sedari tadi sudah sangat mengantuk.

Suke segera berdiri dari tempat duduknya dan membuka jas sekolah yang ia kenakan serta melonggarkan sedikit dasi hitamnya. Memasukkan jas tersebut ke dalam tasnya dan menyelempangkan tas itu di bahu kirinya menghadap ke belakang. Langsung saja Suke berjalan keluar dari kelas tersebut, kini yang ada dipikirannya adalah dimana tempat yang tepat yang akan ia datangi sekarang?

Disepanjang lorong sekolahnya itu, tampak terlihat kesibukan masing-masing orang setelah sekolah, namun ada yang sedikit berbeda dari hari-hari biasanya. Sepertinya dari tadi pagi banyak orang yang membawa cokelat ataupun mendapatkan cokelat. Sebenarnya apa yang terjadi pada hari ini? Sudahlah bukan urusan pemuda jangakung ini untuk memikirkan hal yang tidak jelas begitu.

Tadinya Suke ingin pergi keluar sekolah, hanya saja ia sudah malas sekali untuk berjalan jauh saat ini. Kakinya kini hanya terus berjalan disepanjang lorong sekolahnya itu tanpa tujuan yang jelas. Tiba-tiba dirinya sudah sampai disalah satu bagian sekolah yang menurutnya cukup tenang ---Way of Heaven. Pepohonan yang berjajar disana membuat pikiran jadi tenang jika berada di tempat itu, memang suka banyak orang yang berada di tempat ini namun pasti ada bagian-bagian yang sepi di Way of Heaven ini.

Terus..terus..dan terus melangkah sampai matanya terhenti pada sosok yang memang dikenal Suke. Sang surai cokelat adik kelasnya --Ageha Makoto. Suke melihat Mako yang sedang bersandar disebuah pohon dengan tangannya memegang..cokelat? Untuk apa Mako juga membawa cokelat seperti itu? Mendadak muncul pertanyaan seperti itu didalam kepala Suke. Tidak lama Suke segera mendekati Mako dan ikut duduk disamping sosok mungil itu dengan duduk bersila dan kedua tangannya menjadi bantal untuk kepalanya pada pohon yang ia sandari, "Sedang apa kau?"

Tanya Suke hanya basa basi saja sekalian ikut berteduh dipohon tersebut. Sekalian penasaran juga sebenarnya untuk apa cokelat itu?



OOC:: Mulai ketemunya gini kan ya? ^^a
Back to top Go down
View user profile
Ageha Makoto



-Number of posts : 916
-Age : 24
-Side : Negau
-Kelas : II-4
-Registration date : 2009-09-09
-Deskripsi Fisik : Bertubuh mungil, berambut coklat pendek dan bermata biru.

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name:

PostSubject: Re: Chocolate....? [P]   Sun Feb 20, 2011 7:08 am

Sejujurnya, hari ini ia sama sekali tidak berkonsentrasi selama pelajaran berlangsung. Pikirannya melayang dan matanya terus-terusan menatap ke luar jendela dimana pepohonan dihembus semilir angin dingin khas musim dingin yang tak lama lagi akan digantikan oleh musim semi yang hangat. Bersyukur guru yang mengajar untuk mata pelajaran hari ini tidak sangar, hingga Makoto sama sekali tak mendapat teguran.

Tidak baik. Ia seharusnya memilih untuk tidak masuk kelas saja sekalian kalau di kelas kerjanya cuma bengong. Tapi akhir-akhir ini ia memang sedang kepikiran sesuatu. Pipinya samar-samar menampakkan pendaran warna bunga sakura yang nyaris mekar. Namun alisnya terus bertaut satu sama lain. Sesuatu yang berada di dalam tas adalah satu-satunya alasan sikap buruknya hari ini.

Bukannya ikut-ikutan acara cewek, tapi keinginan Makoto terlalu besar untuk membuat sesuatu--yang spesial, meski tahu yang dituju tidak akan bisa ditemukan. Hingga jam pelajaran berakhir, kedua tungkai ini melangkah tidak tahu tujuan dan tak sadar malah sampai di satu lokasi paling nyaman menurutnya. Rindang pohon meski udara sangat dingin. Untunglah syal masih tetap terpasang nyaman di lehernya.

"....ufff."
Meniupkan udara hangat dari dalam mulutnya ke kedua telapak tangan, dan mengeluarkan benda berbentuk kotak tipis berlapiskan pita berwarna oranye. Ia tahu pria itu sangat cocok kalau dipakaikan sesuatu yang berwarna oranye. Sejak pengalaman di hotel, nampaknya chemistry itu telah berhasil didapat, meski pada akhirnya kesibukan membuat masing-masing pribadi susah berkomunikasi lagi--hingga hari ini pun demikian.

Perlahan ia duduk di bawah salah satu pohon di sekitar situ dan menatap sekitar..sepi, tentu saja. Siapa yang mau ke tempat dingin seperti ini. Sepasang iris masih saja tertuju pada kotak tipis di tangan kanannya. Kekalutan tampak dari sudut muka yang tersembunyi di balik syal.

"Sedang apa kau?"

Kejadian yang cepat sekali. Tahu-tahu saja Suke---senior yang terakhir kali ditemuinya saat jalan-jalan bersama serta menonton film bioskop kini sudah duduk di sampingnya dengan posisi yang sangat santai sekali. Sontak saja kedua pipi merona karena seperti kepergok sedang membawa bungkusan yang seharusnya tidak dipegang untuk seorang anak laki-laki macam dirinya. Bagaimana ini, ia pasti akan kebingungan kalau harus disuruh untuk menjelaskan.

"..Aa...aku...sedang..bersantai!udaranya sedang sejuk jadi bersantai disini tidak akan jadi hal buruk, bukan?!hahahaha~", jawabnya cepat meski terbata-bata saking terlalu bingung mencari kata-kata. "Kalau senpai sendiri kenapa kemari? ingin bersantai juga ya?", lanjut Makoto yang perlahan menurunkan kotak bungkusan ke depan perutnya karena sedari tadi anak ini terus saja menatap si bungkusan yang diletakkan di atas lututnya.

Kenapa setiap bertemu dengan pria ini selalu saja dalam keadaan yang gawat, sih? bahkan muka Makoto masih terlihat cemas takut ditanyai macam-macam.


-------
ooc : nih ada pic biar lebih jelas dg kondisi mako =)) abis ini rei yah? monggo~
Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile
Aoi Reishiro



-Number of posts : 756
-Age : 22
-Side : Yume
-Kelas : II-4
-Registration date : 2009-12-19

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name:

PostSubject: Re: Chocolate....? [P]   Sun Feb 20, 2011 9:09 am

Rei segera memasukkan buku dan alat tulis segera setelah guru yang di depannya mengakhir pelajaran terakhir siang ini. Anak-anak segera berhamburan ke luar kelas dan Rei dengan santai berjalan ke arah perpustakaan. Sebenarnya tak ada kegiatan klub siang ini, namun Rei hanya ingin mengambil buku yang ketinggalan di ruang klub literatur yang ada di perpustakaan.

Sepanjang lorong menuju perpustakaan Rei menemukan beberapa siswa yang sedang berduaan, yah tidak ada yang aneh sih kecuali salah satu diantara mereka menyerahkan coklat yang Rei tahu masih ada mereknya karena tidak dibungkus. Rei hanya tersenyum melewati mereka. Tak ada rasa antipati atau perasaan negatif lainnya melihat hal itu karena Rei tahu banyak pasangan sesama jenis yang ada di sekolah ini, mengingat dirinya berada di sekolah dengan siswa yang bergender sama. Apalagi dirinya tahu hari ini adalah tanggal 14 Februari yang menurutnya para cewek selalu merayakan dengan pasangan mereka dengan memberi coklat.

Perpustakaan entah kenapa hari ini ramai oleh siswa, aneh, tapi senang juga banyak teman-temannya yang berminat dengan dunia baca. Rei mengambil buku di ruang klub dan segera keluar dari perpustakaan. Mood nya mengatakan kalau sekarang ini perpustakaan sedang tak nyaman untuk ditempati, yah mungkin karena banyaknya orang. Rei berjalan ke arah luar gedung, melangkahkan kakinya menuju taman belakang sekolah dan mencari tempat yang tenang untuk membaca buku.

Tangan kiri Rei membawa buku yang tadi diambilnya di perpus dan tangan kanannya memegang tas biru yang ditahan dibahu kanannya. Mata birunya menangkap sebuah pemandangan yang membuat kakinya berhenti untuk melangkah.

Tiba-tiba saja hatinya berdesir melihat sesuatu yang tak jauh dari jangkauan pandangannya. Suke, seseorang yang kini dekat dengan dirinya, seseorang yang telah mengetahui semua ceritanya, seseorang yang telah mencuri ciuman pertamanya di kuil kecil daerah Shinjuku. Kakak kelas yang lama tak berani ditemuinya setelah kejadian tersebut kini duduk berdua di bawah pohon rindang dengan pemuda yang sangat dikenalnya. Teman pertamanya di sekolah ini, seseorang yang dulu membuat dirinya membicarakan soal Yuki.

Rei ragu, apakah akan menghampiri mereka, atau berbalik mencari tempat lain. Tubuhnya berbalik, berjalan beberapa langkah, pikirannya berkecamuk, dan akhirnya menemukan jawaban mengapa ia harus menghindar. Walau malu kepada Suke, Rei memutuskan menghampiri kedua siswa yang telah dikenalnya tersebut.

"Selamat siang." Rei dengan senyum menyapa kedua pemuda di depannya. "Mako..uhmm Su...ke."
Agak tidak enak hati, mungkin karena masih canggung dengan kejadian terakhir kali ketemu. Rei menyapa.

"Boleh gabung ga?"

_________________
For me and you : Unmei wa kaeru koto ga dekirunda. Kimi wa hitori janai, boku ga sobani iru.
Back to top Go down
View user profile
Hizuki Akito



-Number of posts : 778
-Age : 23
-Side : negau
-Kelas : III-1
-Registration date : 2009-09-26

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name:

PostSubject: Re: Chocolate....? [P]   Fri Feb 25, 2011 12:18 am

ooc:=w=
Akito ga sadar ada Suke ma Rei, matanya tertuju fokus ke Makki


Tanggal 14 Februari, selalu menjadi hari yang mempunyai makna bagi Akito karena biasanya di hari ini, di tanggal ini, ia selalu menyiapkan beberap coklat yang akan diberikannya kepada orang-orang tercintanya. Mungkin bagi beberapa orang melihat lelaki melakukan itu sama sekali tidak macho dan kewanita-wanitaan. Namun, Akito tidak terlalu peduli. Toh, ia membuatnya hanya untuk keluarga dan teman-temannya saja.

Kali ini, ia pun menyiapkan banyak sekali coklat; untuk Takki, Ayahnnya, ibu dan ayah Fujiwara, Kenji, Mako dan mungkin 'orang itu'. Yah, walau Akito berdalih memberikan coklat itu hanya sebagai ucapan terima kasih namun ia sedikitnya merasakan ada alasan lain di balik itu semua. Tapi tentu saja Akito tidak mau mengakuinya begitu saja. Entah mengapa, ia masih merasa takut untuk menemukan jawaban di balik pertanyaan yang selalu menghantui pikirannya itu.

Akito menghela nafas panjang, apa benar ia sanggup memberikan coklat itu tanpa menghentikan wajahnya yang memerah seperti udang rebus itu?

Akito melirik ke arah Way of Heaven dengan begitu banyak kenangan terbesit di otaknya. Banyak hal terjadi di tempat ini dan selalu saja dengan orang itu. Akito semakin despresi dan tak henti-hentinya menghela nafasnya. Tanpa sadar kaki Akito berjalan melewati jalanan itu dan menggenggam tas berisikan coklat-coklat yang hendak diberikannya pada teman-temannya.

"Makki?" Sapa Akito tak yakin. Melirik ke arah adik kecilnya.
Back to top Go down
View user profile
Teruhoshi Suke



-Number of posts : 1018
-Age : 23
-Side : Negau
-Kelas : III-4
-Registration date : 2009-09-29
-Deskripsi Fisik : Rambut merah kecokelatan(dominan merah), mata cokelat, badannya standar pas dengan tinggi tubuhnya, lumayan berotot karena sering berolahraga tapi tidak begitu nampak dari luar, kulitnya warna sawo matang tidak terlalu gelap.

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name:

PostSubject: Re: Chocolate....? [P]   Sat Jun 18, 2011 11:31 am

ooc: wakakakka ini Suke malah ga denger suaranya Akito yang dateng :P





"..Aa...aku...sedang..bersantai!udaranya sedang sejuk jadi bersantai disini tidak akan jadi hal buruk, bukan?!hahahaha~"

Terbata-bata. Entah kenapa jawaban yang didapat dari adik kelasnya tersebut sampai terbata-bata seperti itu. Padahal Suke hanya bertanya pertanyaan umum yang pasti biasa ditanyakan kepada orang yang dikenal ketika bertemu dan melihat orang yang dikenalnya itu sedang terdiam disuatu tempat dengan wajah yang seperti Mako pancarkan ketika Suke melihatnya. Kenapa sampai sang surai cokelat itu menjawab dengan nada seperti itu. Mendengar nada jawabannya itu malah semakin membuat si jangkung ini penasaran. "Benda itu akan kau berikan kepada siapa?" Tanpa memperdulikan pertanyaan Mako yang ditujukan kepada dirinya Suke malah kembali bertanya.

Biasanya Suke yang jarang sekali peduli dengan urusan orang lain, namun jika bersama adik kelasnya satu ini Suke jadi merasa seperti sedang bersama seorang adik laki-laki yang selama ini tidak pernah si jangkung ini miliki. Jadi mau tidak mau dia jadi merasa peduli saja dengan apa yang terjadi kepada Mako.

"Selamat siang."
"Mako..uhmm Su...ke."


DEG!
Tiba-tiba saja jantungnya mendadak berdetak lebih cepat dari biasanya ketika terdengar suara yang sudah tidak asing lagi bagi dirinya. Suara yang sepertinya sudah lama tidak terdengar ditelinganya sejak kejadian itu. Suara ini..... Begitu menoleh ke arah sumber suara, kini matanya telah menangkap sosok yang sangat tidak asing baginya. Walaupun sebenarnya didalam diri si jangkung ini terjadi sesuatu yang sama sekali tidak dimengerti oleh dirinya sendiri, namun ekspresi wajahnya tetap saja santai seperti biasanya tidak terjadi apa-apa. Mungkin karena dia masih tidak mempercayai perasaannya sendiri. Karena semua ini memang sangat aneh tapi benar-benar nyata terjadi.

"Boleh gabung ga?"

Sebenarnya Suke sama sekali tidak keberatan, namun Suke pun duduk disini karena melihat Mako yang sedang duduk, jadi Suke merasa sama sekali tidak berhak jika dirinya yang mempersilahkan Rei. Biarkan saja Mako yang menjawab permintaan Rei yang tersebut. Si jangkung ini hanya diam dan tanpa sadar matanya tidak berhenti menatap ke arah pemuda bersurai hitam itu.
Back to top Go down
View user profile
Ageha Makoto



-Number of posts : 916
-Age : 24
-Side : Negau
-Kelas : II-4
-Registration date : 2009-09-09
-Deskripsi Fisik : Bertubuh mungil, berambut coklat pendek dan bermata biru.

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name:

PostSubject: Re: Chocolate....? [P]   Mon Jul 04, 2011 3:57 am

Bagaimana ini? padahal awalnya ia memilih tempat ini untuk menyendiri selama beberapa saat, tapi setelah Suke duduk seakan mereka akan berbincang ria setelahnya malah membuat diri makin tak mampu bergerak bebas. Maksudnya, bungkusan yang tengah disembunyikannya membuatnya takut untuk menggerakkan tubuh, salah-salah akan terlihat. Ia menunduk, sambil mencoba menenangkan dirinya. Meski pikiran-pikiran sebelumnya masih menyelinap di benak. Akan ia apakan kotak berlapis pita oranye ini? dibuang saja, mungkin ya.

Tak memperhatikan Suke di sebelahnya, kedua mata itu menutup. Merasakan tubuhnya yang masih belum bisa melupakan kasih sayang yang sebelumnya ia dapat. Karena itu sebagai gantinya--setidaknya, saat momennya ada, ia ingin memberikan sesuatu sebagai rasa terima kasih. Tapi nampaknya niatnya ini tak akan berhasil. Setelah merasa putus aja, ia menghela napas panjang.

"Aki-nii, Aoishiro-kun!", terkejut begitu akhirnya menyadari bahwa ada murid lain selain dirinya dan Suke. Segera saja dirinya beranjak dari duduknya, dan mempersilakan dua pemuda yang baru datang itu untuk ikut bergabung. "Waa lama sekali tak bertemu kalian!", dan berkat dirinya yang mendadak berdiri si kotak oranye malah terjatuh. Oh yeah...ketahuan deh. "A-ah, ini..", buru-buru mengambil bungkusan kotak itu, dan sambil menggaruk kepala membuat dirinya tampak bodoh, "Tadinya aku bingung ingin memberikannya ke siapa, tapi bagaimana kalau dimakan sama-sama saja? hehehe."

Menyerahkan bungkusan itu ke Akito. "Nih, kakak yang buka ya.", dan perlahan kembali duduk. Entah apa yang ada di dalam pikirannya, bercampur semua emosi dalam diri. Perasaan tidak ingin memaksakan kehendak, dan perasaan yang bergejolak dalam diri sudah tak jelas yang mana yang patut didahulukan.

Ia sampai tak sadar bahwa Suke tengah serius menatap satu objek. Daritadi cuma konsentrasi pada Akito yang ia tarik paksa untuk duduk di sebelah sambil tertawa riang. Tindakan bagus untuk menutupi keadaan yang sebenarnya.
Back to top Go down
View user profile
Aoi Reishiro



-Number of posts : 756
-Age : 22
-Side : Yume
-Kelas : II-4
-Registration date : 2009-12-19

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name:

PostSubject: Re: Chocolate....? [P]   Sat Jul 09, 2011 8:08 am

Ah ada yang datang lagi.

Mata Rei melihat seorang siswa yang datang dan menyapa Mako, sepertinya memang kenalan Mako. Rei hanya diam sampai teman pertamanya di sekolah ini berdiri dan menyapa dirinya.

Quote :
"Waa lama sekali tak bertemu kalian!"

Rei tersenyum, memang benar lama tak bertemu dengan siswa satu ini. "Hehe, iya." Rei menjawab singkat Mako. Matanya tertuju pada teman didepannya tersebut tanpa menghilangkan sosok jangkung tak jauh dari dirinya. Mata Rei dengan cepat melihat kakak kelas berambut merah kecoklatan itu, hanya sebentar dan kembali mengarahkan pandangan ke Mako. Dalam hati masih saja tak sanggup untuk berhadapan langsung dengan dirinya.

Sepertinya Rei tak benar-benar mendengarkan kalimat yang dikatakan oleh Mako hingga sesuatu yang dijatuhkan teman bertubuh mungilnya tersebut. Rei memperhatikan, Mako gugup dengan yang ada ditangannya. Itu coklat kan. Mako membawa coklat dan malah diberikan kepada kenalannya yang dia panggil dengan Aki nii. "Uhn, ano... Mako, kenapa dimakan bersama? Kau tak memberikannya kepada Yuki san?"

Spontan, pertanyaan itu meluncur begitu saja dari mulut Rei. Benar kan Mako itu pacarnya Yuki san? teman sekamarnya dulu.

_________________
For me and you : Unmei wa kaeru koto ga dekirunda. Kimi wa hitori janai, boku ga sobani iru.
Back to top Go down
View user profile
Hizuki Akito



-Number of posts : 778
-Age : 23
-Side : negau
-Kelas : III-1
-Registration date : 2009-09-26

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name:

PostSubject: Re: Chocolate....? [P]   Sat Jul 23, 2011 2:51 am

Akito baru menyadarinya-- setelah Mako membalas sapaannya-- kalau ada orang lain selain mereka disini. Pria bertubuh jangkung dengan surai merah batanya yang kalau tidak salah pernah Akito jumpai di Main Gate saat insiden dengan pria bersurai abu itu. Kalau tidak salah nama si surai itu Teruhoshi. Lalu yang satunya? Pasti Aoishiro, dari bagaimana Mako menyapanya. Akito tersenyum kepada keduanya, senyum sopan yang tipis namun mengandung keramahan. Lalu untuk Mako, cengiran lebar.

Akito melihat Mako berdiri dan menjatuhkan sesuatu. "A-ah, ini..", buru-buru Mako mengambil bungkusan kotak itu, dan sambil menggaruk kepalanya seperti orang salah tingkah, "Tadinya aku bingung ingin memberikannya ke siapa, tapi bagaimana kalau dimakan sama-sama saja? hehehe." ucapnya sambil menarik Akito untuk duduk bersamanya di bawah pohon. Aneh, Akito merasakan keanehan.

Insting kekakakan Akito bekerja, ada sesuatu yang tidak beres. Dilihatnya Mako menyerahkan bungkus itu kepadanya dan memintanya membuka bungkus itu untuk dimakan sama-sama dengan yang lain. Tangan berisikan bungkusan itu ditarik Akito dan kini tubuh besar Akito menyelimuti tubuh mungil Makki. Dagunya menempel di atas kepala Mako. "Badanmu Dingin sekali. Sudah berapa lama kau duduk di udara sedingin ini?" Akito mulai merangkul Mako, dan menggosok-gosokan tangannya dan menempelkannya ke kedua pipi Mako yang agar pipi itu tidak lagi terlalu dingin. "Benar, coklat ini tidak punya siapa-siapa?" Pancing Akito. Ditangkupnya kedua tangan Mako dan digosok-gosokannya kedua tangan itu. Jika dilihat, Mako dan Aki nampak begitu dekat. Jika orang yang tidak mengenal mereka mungkin akan menilai kedekatan mereka sebagai suatu keanehan tapi bagi yang kenal pasti mengerti kalau ini adalah bentuk hubungan yang didasari oleh kasih sayang, layaknya seorang kakak pada adik kecilnya. Seperti rasa sayang Akito pada adik satu-satunya, Takki.

"Apa ada sesuatu yang kulewatkan, Makki?" Akito menekankan pada panggilan sayangnya pada Mako.
Back to top Go down
View user profile
Teruhoshi Suke



-Number of posts : 1018
-Age : 23
-Side : Negau
-Kelas : III-4
-Registration date : 2009-09-29
-Deskripsi Fisik : Rambut merah kecokelatan(dominan merah), mata cokelat, badannya standar pas dengan tinggi tubuhnya, lumayan berotot karena sering berolahraga tapi tidak begitu nampak dari luar, kulitnya warna sawo matang tidak terlalu gelap.

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name:

PostSubject: Re: Chocolate....? [P]   Sat Aug 06, 2011 4:57 am

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama perhatian Suke bisa sampai teralihkan seperti ini. Aneh..Ini sangatlah aneh. Sadarlah Suke! dia itu juga laki-laki sama sepertimu, untuk apa kau memperhatikannya sampai segitunya? Yah walaupun kalau dipikir-pikir setelah apa yang telah terjadi sebelum-sebelumnya membuat perasaan Suke kini memang menjadi aneh tidak terkontrol oleh dirinya sendiri.

DEG!

Kembali detak jantung Suke mendadak tersentak. Untuk sesaat tadi entah mengapa pria jangkung ini melihat sosok wanita yang dulu sekali pernah mencuri hatinya di wajah sang surai hitam yang sedari tadi telah mencuri perhatian si Suke. Ke...kenapa? Kenapa tadi dia.... pikirnya dalam hati. Sekarang rasanya Suke ingin sekali memukul dirinya sendiri untuk menyadarkannya atas bayangan wanita tersebut. Kenapa bayangan dia harus muncul disaat seperti ini? Sial!! Kali ini perasaannya menjadi campuraduk. Niat awal ingin bersantei, eh ternyata malah jadi seperti ini. Mungkin memang ya Suke tidak pernah ditakdirkan bisa merasa tenang setiap kali ia inginkan.

E? Aoishiro? Apa Suke tidak salah dengar? Si jangkung ini malah celingukan mencoba mengerti keadaan sekitarnya. Gara-gara sedari tadi sepertinya ia terlalu sibuk dengan berbagai pemikirannya sendiri sampai jadi sedikit bingung dengan keadaan sekitar saat ini. Tiba-tiba saja dirinya mendengar nama yang sepertinya salah yang disebutkan oleh Mako, namun begitu dirinya menoleh ke arah Mako ternyata sudah ada si surai kuning –yang dulu pernah memberikannya puding mocca yang sangat lezat ketika di kitchen— Sejak kapan orang itu datang? Entah kenapa Suke sudah seperti telah lama meninggalkan tempat tersebut, rasanya sudah ketinggalan jauh semua yang terjadi disini.

Masih melihat ke arah Mako bersama orang yang kalau Suke tidak salah ingat pemuda itu bernama Akito. Entahlah nama lengkapnya apa, yang pasti Suke hanya ingat namanya saja. Sebenarnya melihat keadaan yang Mako sedang dipeluk oleh Akito itu kalau Suke yang dulu pasti tidak berpikiran yang aneh-aneh, namun dikarenakan kejadian yang baru-baru ini terjadi antara dirinya dengan adik kelasnya si surai hitam yang saat itu berada disini juga. Pemikiran Suke menjadi sedikit berubah melihat hal tersebut. A...apa ini wajar?

Namun untuk sekarang Suke berusaha menjauhkan pemikirannya yang sudah semakin ngawur, kini pandangannya kembali tertuju pada Rei “Aoishiro? Sejak kapan kau ganti nama Rei?” Meluncur begitu saja pertanyaan tersebut dari mulut Suke. Karena memang setahu Suke nama Rei itu Aoi Reishiro. Mendadak terbesit dalam benak Suke “Nama panggilan baru?” Tanya Suke lagi sambil menatap sang surai hitam tersebut.

Apa karena sudah cukup lama Suke tidak bertemu dengan Rei terus nama panggilan adik kelasnya yang satu itu jadi berubah?
Back to top Go down
View user profile
Ageha Makoto



-Number of posts : 916
-Age : 24
-Side : Negau
-Kelas : II-4
-Registration date : 2009-09-09
-Deskripsi Fisik : Bertubuh mungil, berambut coklat pendek dan bermata biru.

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name:

PostSubject: Re: Chocolate....? [P]   Fri Aug 12, 2011 3:42 pm

ooc : ASTAGA ASTAGA OMAIGAY LALALALA SAYA SALAH MANGGIL NAMA REI!!! 8'DDDDDDDDDDD gmn yah ini orz orz :'))

"Aku tidak apa-apa kok, Aki-nii."
Seperti orang linglung pemuda bermanik safir biru ini tersenyum-senyum sekedar untuk menutupi kepanikan dalam hatinya. Namun secara tidak diduga-duga mendadak Akito merangkul dan melakukan beberapa tindakan berlebihan menurutnya, meski ia jadi sadar bahwa dirinya begitu disayang oleh pria yang sudah ia anggap kakaknya ini. Ia hanya membalas dengan diam dan tatapan mata yang meredup, sedikit malu karena ada Suke dan Aoishiro disini juga. Hal tersebut belum seberapa, karena setelahnya Aoishiro mengucapkan sesuatu yang benar-benar membuat ekspresinya wajahnya terkejut bukan main.
Quote :
"Uhn, ano... Mako, kenapa dimakan bersama? Kau tak memberikannya kepada Yuki san?"

Tubuh membatu dan mulut terkatup rapat seakan tenggorokan tercekat selama beberapa saat. Oh iya, Aoishiro tahu persis perihal Yuki dan dirinya. Tapi ini bukan saat yang tepat, sungguh. Setidaknya berikan Makoto waktu untuk menenangkan pikirannya, namun yang terjadi malah benaknya dilanda keguncangan. Beruntung rangkulan Akito mempermudah Makoto untuk menyembunyikan diri. Ia membenamkan wajahnya pada pundak Akito, mencoba menghentikan desakan air matanya untuk keluar. Dan setelah berhasil, ia kembali menatap Aoishiro. "Tidak", sambil tersenyum pahit.

Kembali menatap Akito, masih melancarkan senyumannya dengan harapan sahabatnya yang satu ini tidak makin mengkhawatirkannya. "Hahahaha...sebenarnya ini punya seseorang. Tapi tidak jadi, maka kuberikan pada kalian semua. Ayo makan sama-sama." Tertawa kecil, meski alis sedikit mengkerut. Akhirnya ia sendiri yang membuka bungkusan oranye itu dan memotong coklat menjadi 4 bagian. Namun saat ingin membagikan kepada Suke dan Aoishiro, terjadi percakapan di antara mereka berdua. Makoto jadi tidak sadar mendengarkan.

"Ah, maaf. Akulah yang sembarangan menyingkat nama orang.", ucapnya begitu menyesal. "Aoi Reishiro, makanya jadi Aoishiro. Maaf, kalau begitu kupanggil Rei-kun saja, bagaimana?", seketika perasaan bersalah muncul begitu saja. Makoto sendiri tidak sadar, dan merasa harus cepat-cepat memperbaiki kesalahan ini. Bagaimana kalau namanya sendiri yang disingkat orang?...jadi, Agemako, begitu? ahaha, ia merasa geli kalau benar ada yang berniat memanggil dengan sebutan itu.

Ini gara-gara sekarang isi otaknya sedang kacau. "Sepertinya Rei-kun berteman akrab dengan Suke ya?", alih-alih memindahkan topik, bertanya sambil sekilas menatap Akito, lalu menatap dua orang itu lagi. Anak ini memang sungguh tidak pernah peka dengan keadaan yang terjadi.
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Chocolate....? [P]   Today at 10:22 am

Back to top Go down
 
Chocolate....? [P]
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» the flying monkey clan
» Akka's lupus specus
» Hot chocolate?
» Kayla Varner
» The toy store/Bakery/Ice cream shop/candy shop

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Shiroi Gakuin :: Way of Heaven-
Jump to: