Shiroi Gakuin


 
HomeHome  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Masataka Teruya

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Masataka Teruya



-Number of posts : 57
-Age : 21
-Side : Yume [dorm no: 101]
-Kelas : I-4
-Registration date : 2010-08-28
-Deskripsi Fisik : -Berambut nila, panjang di depan, dan pendek di belakang -Bola matanya biru terang - Kulit putih

Character sheet
Chip:
Status: none
Pet/Master's name: ...Pet... Kalau ada yang mau saya, saya mau..

PostSubject: Masataka Teruya   Sat Aug 28, 2010 3:23 am

**********

Nama:
Masataka Teruya

Nickname:
Teruya, Takki [panggilan di rumah]

Birthday:
31 June 1995

Age:
15

Class:
I

Side:
Yume

Clubs:
-

Ciri fisik:
*Rambut Nila panjang di depan pendek di belakang
*Bola mata biru terang
*Kulit putih
*Tubuh ramping dan proporsional seperti laki laki pada umumnya
*Rahang wajah kecil

H/W:
1.7 m /65kg

Bloodtype:
A

Likes:
*Nonton TV
*Merajut
*Makan

Dislikes:
*Orang yang pendiam [padahal dia sendiri cenderung ga banya bicara]
*Orang yang manja

Hobby:
*Merajut
*Melamun

Bahasa yang dikuasai:
*Jepang
*Inggris

Kelebihan:
*Bisa membuat rajutan dengan cepat
*Bisa berlari dengan amat cepat

Kekurangan:
*Staminanya jelek
*Terlalu sering melamun

Kewarganegaraan:
Jepang

Ras:
Mongoloid.


+Tentang Chara+
Tak ada sifat yang menonjol dari Teruya. Kecuali fakta kalau ada banyak sekali hal yang berkebalikan jika dilihat dari dirinya secara fisik. Meskipun nampak cool dan amat 'manly', pada kenyataannya, Teruya amat suka merajut, dan termasuk handal dalam mengerjakan hal yang satu itu. Sifatnya yang cool dan pendiam juga sebenarnya karena Teruya yang suka melamun, dan tak terlalu menyimak keadaan, apalagi dalam keramaian. Dengan kata lain, anak ini BOLOT. Kata kata favoritnya saat ditanyakan tentang pendapatnya dalam suatu acara, adalah 'bukan urusanku', yang dia katakan dengan datar dan memang dengan gaya yang cool. Tapi dalam hatinya, ia memang bicara demikian, karena ia bahkan tak mengerti apa yang sedang terjadi karena terlalu sering melamun. Teruya yang suka melamun ini dikarenakan oksigen di otaknya tak berjalan seperti orang pada umumnya, sehingga ia tak dapat berkonsentrasi, dan fokus pada keadaan sekitar dengan terus menerus. Oleh karena itu, dalam merajut, Teruya harus menyelesaikannya secara cepat, karena ia tahu, batas batas dimana dirinya akan kehilangan konsentrasi, dan harus beristirahat terlebih dahulu untuk memulihkan konsentrasinya.

Meskipun di Yume, Teruya sebenarnya adalah mantan atlet lari, yang masuk dalam jajaran pelari nasional U-19. Sayangnya sebuah kejadian membuatnya tak mau, dan tak bisa untuk terus berlari seperti ia yang biasanya.

+Background Chara+
Bersekolah di SMP Nohzuka di daerah Saitama. Teruya merupakan bintang klub atletik di sana, dan bahkan adalah salah satu dari jejeran pelari atletik nasional U-19. Keberhasilannya ini bukan tanpa rahasia. Teruya saat itu, dipaksa sang ayah yang juga adalah pelatih lari tim SMP nya, untuk memakai dopping, agar bisa melampaui tenaga tubuhnya pada umumnya. Dopping yang dipakai pun bukan sembarang dopping. Ayahnya memesan dan membayar seorang dokter terpercaya untuk membuat dopping baru, yang efeknya tak nampak pada fisik si pemakai. Ayahnya juga memiliki relasi, dan membayar setiap dokter yang melakukan pengecekan pada tiap tiap atlit yang mengikuti kejuaraan, hingga Teruya selalu lolos pada setiap pemeriksaan.

Namun setiap dopping pasti memiliki efek samping, apalagi jika harus diasup hampir di setiap kejuaraan, maupun latih tanding dengan SMP maupun kota lain. Dan memang, efek samping tersebut tak nampak di badan Teruya secara fisik, namun dopping tersebut menghancurkan dalam tubuhnya. Staminya jadi amatlah buruk, dan konsentrasinya menurun drastis. Jantung dan paru paru nya bahkan bisa amatlah sakit jika Teruya sudah mulai letih. Dan kalau sudah begitu, ia hanya bisa menenangkan tubuhnya dengan memperbanyak minum air putih, dan istirahat. Karena tak ada obat yang bisa menghilangkan rasa sakit tersebut.

Tubuhnya terus rusak, sampai pada saat seleksi atlet untuk olimpiade U-19 setahun lalu, Teruya jatuh di lintasan, dan pingsan dengan mulut mengeluarkan darah. Ia segera dibawa ke rumah sakit di sana, dan secara otomatis, ia pun didiskualifikasi dari seleksi tersebut. Merasa mimpinya untuk menjadi pelari sudah tak mungkin bisa tercapai lagi karena kondisinya yang tak memungkinkan, Teruya pun memutuskan untuk berhenti. Awalnya ayahnya tak mengizinkan, dan masih bersikeras ingin agar Teruya terus berlari hingga bisa membawa nama Jepang ke tingkat internasional. Namun sang ibu, memohon mohon kepada ayahnya, agar melupakan obsesinya tersebut, dan memikirkan tentang kondisi Teruya. Ayahnya sadar di sana, menyesal, dan ia pun mulai bisa melupakan obsesinya, meskipun amat berat.

Saat di rumah sakit, sang ibu mengajarkan Teruya merajut untuk mengisi waktu luang. Karena itulah, Teruya bisa handal dalam merajut, meskipun seringkali harus diberi jeda agar ia bisa beristirahat di sela sela waktu merajutnya.

Mengikuti tes ujian masuk SMA nasional di rumah sakit, dan akhirnya diterima di Shiroi Gakuin ini. Teruya lebih memilih Yume daripada Negau, karena ia tak mau, dan tak bisa jika harus berolahraga terlalu berat. Dan ia juga tak mau lagi teringat, pada mimpinya untuk berlari di lintasan internasional...

**********
Back to top Go down
View user profile
 
Masataka Teruya
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Shiroi Gakuin :: Archives :: Characters Profile-
Jump to: