Shiroi Gakuin


 
HomeHome  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Jeziel D. Huxley

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Jeziel D. Huxley



-Number of posts : 79
-Age : 21
-Side : Negau
-Kelas : II-4
-Registration date : 2010-02-26

PostSubject: Jeziel D. Huxley   Fri Feb 26, 2010 11:34 pm

Nama : Jeziel D. Huxley alias Jeziel Dean Huxley
Side : Negau
Kelas : I
Club yang diikuti : - (blum ada)
Tempat Tanggal Lahir : New York, 15 Februari 1995
Umur : 15 tahun
Tinggi / Berat : 188cm/70kg
Ciri-ciri fisik : Rambut hitam lurus dipangkas pendek, mata abu-abu gelap, kulit putih ciri khas kaukasia.
Hobi : mengamati senjata dan barang-barang di lab, baca buku tentang anatomi dan forensik, boxing, dengar musik, dan main gitar-bass.
Likes : senjata, laboratorium, musik jazz dan rock, padang rumput.
Dislikes : hujan.

Personality : Tipe orang yang cukup serius dan sering disangka muram karena hal tersebut. Dibalik sifat seriusnya, Dean juga bisa santai saat ia sendirian atau jika sedang memainkan bass-nya. Sangat antusias dengan pekerjaan dan memiliki rasa ingin tahu yang besar. Memiliki motto 'I believe in evidences, not intuition' sehingga ia selalu mencari bukti untuk memastikan sesuatu dibanding mentah-mentah mempercayai intuisinya. Memiliki sense of humor yang sangat sangat buruk. Dean memiliki penyakit insomnia yang kronis setelah kematian ayahnya karena kecelakaan.

Latar Belakang : Dean lahir dari pasangan Gillian Huxley, salah seorang anggota forensik kepolisian New York, dengan Judea, seorang wanita ibrani yang menjadi korban human trafficking di New York. Gill bertemu Judea pertama kali saat ia membantu koleganya di kepolisian, detektif Norton Brass, mencari jejak seorang pembunuh yang membawa mereka kepada sindikat perdagangan wanita.

Setelah menikah dan memiliki seorang putra, Judea memutuskan untuk memberi nama ibrani kepada putra semata wayangnya yang saat itu telah diberi nama Dean Huxley. Tujuannya adalah untuk mengingatkan bahwa Dean memiliki setengah darah Ibrani di dalam dirinya. Judea menambahkan 'Jeziel' yang memiliki arti 'dipulihkan', melambangkan statusnya yang telah dipulihkan ketika menikah dengan Gill. Sedangkan nama 'Dean' sendiri memiliki arti 'makmur sejahtera', melambangkan kehidupan yang mereka jalani ketika Dean lahir.

Semenjak kecil, Dean sering melihat Gill bekerja. Ia bahkan sering datang ke lab balistik tempat ayahnya biasa bekerja. Melihat minat putranya, sang ayah memutuskan untuk melatih kemampuan observasi Dean sehingga memiliki photographic memory yang bagus sebagai bekal jika Dean benar berminat untuk mengikuti jejaknya. Tumbuh dengan melihat kegiatan ayahnya sebagai ahli balistik membuat Dean memiliki ketertarikan tersendiri terhadap senjata. Ia selalu antusias melihat Gill memeriksa barang bukti berupa senjata api, mulai dari memindai hingga uji coba peluru, walaupun hanya bisa melihat itu semua dari balik kaca di luar lab ayahnya.

Ketika berumur 12 tahun, Dean mendapati ayahnya menjadi korban kecelakaan di tempat kerja. Seorang kolega ayahnya yang menangani penjejakan melakukan kesalahan ketika memeriksa barang bukti yang mengakibatkan hampir sebagian lab forensik, termasuk lab balistik, hancur lebur. Dean yang datang ketika lab sedang diproses, mendapatkan kabar bahwa ayahnya tidak tertolong dan meninggal saat dibawa ke rumah sakit. Akibat hal ini Dean mengalami kesulitan tidur dan menderita insomnia akut. I bisa beristirahat cukup tenang ketika sedang mendengarkan lagu dan memainkan bass-nya.

Hanya tinggal berdua dengan ibunya membuat Dean memikul beban sebagai kepala rumah tangga menggantikan sang ayah. Ia memiliki beberapa pekerjaan sampingan yang akhirnya membentuk pribadi Dean menjadi seorang yang serius. Di sela-sela kesibukannya, ia juga belajar boxing. Bukan untuk bela diri tapi murni untuk belajar pola formasi lebam pada tubuh dan cipratan darah yang keluar dari luka yang kelak akan berguna dalam forensik. Dari boxing inilah Dean mendapatkan luka dengan 11 jahitan di pelipis kiri ketika latihan tanding dengan seniornya. Dean tidak memiliki banyak teman karena cukup sibuk dengan kehidupan pribadi serta pekerjaannya.

Dean sangat menyayangi Judea sehingga rela melakukan apapun untuk melihat ibunya bahagia. Sadar ia tidak bisa menyangga kehidupan dirinya dan sang ibu, Dean akhirnya menyutujui rencana sang ibu untuk menikah lagi. Judea menikahi Nakamura Kenichi, sahabat lama Gill yang bekerja sebagai pengacara. Setelah Dean menamatkan smp-nya di New York, Kenichi mengajak mereka sekeluarga untuk pindah di Jepang karena ia ditawari untuk mejabat sebagai asisten jaksa di Jepang.
Back to top Go down
View user profile
 
Jeziel D. Huxley
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Shiroi Gakuin :: Archives :: Characters Profile-
Jump to: